Paket Pangan untuk Porter di Malang Didistribusikan

Sektor transportasi hingga kini belum sepenuhnya pulih dampak pandemi. Semua yang terlibat di dalamnya pun turut merasakan efeknya.

Paket Pangan untuk Porter di Malang Didistribusikan

Update : 14 Jun 2021 15:32

ACTNews, MALANG – Dampak ekonomi dan sosial akibat pandemi Covid -19 serta aturan pembatasan yang diterapkan masih berlangsung hingga saat ini. Berbagai lapisan masyarakat yang merasakannya. Tak hanya usaha besar, para pelaku usaha kecil pun turut terdampak pandemi.

Salah satu yang cukup merasakan dampak berbagai penyesuaian sejak pandemi ini ialah yang terlibat di sektor transportasi. Apalagi saat musim mudik seperti menjelang hari raya, seharusnya mereka bisa panen rezeki. Sayang, pembatasan yang diberlakukan demi mencegah meluasnya sebaran virus berdampak pada ekonomi mereka.

Melihat kondisi ini, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Malang berikhtiar mendampingi pelaku di sektor transportasi lewat bantuan kemanusiaan. Jumat (11/6/2021), bersama perwakilan Pengawas Porter Bandara Abdurrahman Saleh, menyerahkan bantuan kepada puluhan porter.

Terima kasih karena adanya bantuan ini. Sejak 15 tahun saya jadi porter, di masa pandemi ini yang sangat memukul ekonomi dan pendapatan kami,” ungkap Suntoro, salah satu porter Bandara Abdurrahman Saleh.

Bantuan kemanusiaan yang diserahkan ke porter merupakan paket pangan kebutuhan pokok. Seperti beras minyak goreng, kecap dan kebutuhan lainnya dibagikan buah kedermawanan masyarakat yang dihimpun ACT. Pendistribusian bantuan dilakukan disela-sela aktivitas mereka mengangkut barang.

Di lokasi lain, bantuan serupa juga diserahkan bagi porter di Stasiun Baru Kota Malang. Selama pandemi, mereka turut terdampak, apalagi dengan adanya pembatasan perjalanan. Selain di serahkan langsung di tempat mereka bekerja, paket pangan juga ada yang diantar langsung ke rumah porter didukung oleh relawan Masyarakat Relawan Indonesia Malang.

Saya banting setir dari mau lebaran kemarin, apapun saya kerjakan buat dapat pemasukan. Tapi alhamdulillah ada bantuan dari ACT, sangat membantu dan meringankan beban keluarga,”cerita Yudi yang sudah menjadi porter di stasiun lima tahun lamanya.

Bantuan untuk porter ini merupakan kelanjutan dari gerakan yang ACT gaungkan, Bersama Angkat Indonesia. Sebelumnya, bantuan serupa juga sudah didistribusikan ke pelaku transportasi di daerah lain selama pembatasan perjalanan diberlakukan. Kepala Cabang ACT Malang Iqrok Wahyu Perdana mengatakan, ikhtiar ini menjadi wujud nyata kedermawanan masyarakat yang disalurkan melalui ACT dan diserahkan ke sasaran yang tepat.

Uluran tangan masih sangat dinantikan. Tak hanya pelaku di sektor transportasi saja, tapi juga usaha lain, yang mikro khususnya, membutuhkan dukungan kita,” ujarnya. Sedekah Sekarang